👀 Ringkasan Kepdirjen 519 Tahun 2025 : Pedoman Implementasi KurMer pada SPKK

Dirjen Bimas Kristen · Kementerian Agama RI
SK Dirjen No. 519 Tahun 2025
Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK)
Ditetapkan 3 Sep 2025 TA 2025/2026 Ditandatangani: M.E. Tulung Wajib Dilaksanakan
Jenjang
4
Satuan pendidikan keagamaan Kristen
Bab
7
Bab dalam lampiran pedoman
Dasar Hukum
13
Regulasi yang menjadi landasan
BAB I Pendahuluan
A. Latar Belakang — Kemenag memberi otonomi SPKK untuk mengelola kurikulum secara mandiri, kreatif, dan inovatif; Ditjen Bimas Kristen menerbitkan pedoman ini sebagai arah implementasi Kurikulum Merdeka.
B. Dasar Hukum
  • 1UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • 2PP No. 4/2022 tentang Standar Nasional Pendidikan
  • 3PP No. 55/2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan
  • 4Permendikdasmen No. 10/2025 tentang SKL
  • 5Permendikdasmen No. 12/2025 tentang Standar Isi
  • 6Permendikdasmen No. 13/2025 tentang Kurikulum
  • 7Permenag No. 27/2016 tentang Pendidikan Keagamaan Kristen
  • 8–12Permenag No. 33/2024; No. 18/2020; KepMen 262/2022; Keputusan BSKAP No. 046/H/2025
C. Pengertian Umum — Definisi 14 istilah kunci: SPKK, SDTK, SMPTK, SMTK, SMAK, Kurikulum, Korikulir, Capaian Pembelajaran, Fase, Standar Isi, SKL, Kementerian, Ditjen, Direktur.
D. Maksud dan Tujuan — Panduan pengelolaan kurikulum; mewujudkan pembelajaran bermakna, meningkatkan iman-takwa, dan menumbuhkan peserta didik berkarakter Pancasila.
E. Sasaran
Ditjen Bimas Kristen
Kanwil Kemenag Provinsi
Kemenag Kab/Kota
SPKK Dasar & Menengah
Pemangku kepentingan
F. Ruang Lingkup
Standar Isi SPKK Struktur Kurikulum SPKK SKL SPKK Capaian Pembelajaran SPKK
BAB II Standar Isi pada SPKK
A. Standar Isi Pendidikan Dasar (SDTK & SMPTK)
SDTK
Sekolah Dasar Teologi Kristen
Pend. Agama · Pancasila · PKn · Bhs. Indonesia · Bhs. Daerah · Bhs. Inggris · Matematika · IPA · IPS · Seni Budaya · PJOK · Muatan Lokal · Pengetahuan Alkitab · Pend. Karakter Kristen
SMPTK
SMP Teologi Kristen
Pend. Agama Kristen · Pancasila · PKn · Bhs. Indonesia · Bhs. Daerah · Bhs. Inggris · Matematika · IPA · IPS · Seni Budaya · PJOK · Muatan Lokal · Penget. Alkitab · Karakter Kristen · Sejarah Gereja
B. Standar Isi Pendidikan Menengah (SMTK & SMAK)
SMTK
SM Teologi Kristen
PAK · Pancasila · PKn · Bhs. Indonesia · Bhs. Inggris · Matematika · IPA · IPS · Seni Budaya · PJOK · Muatan Lokal · Penget. Alkitab · Karakter Kristen · Sejarah Gereja · Bahasa Ibrani/Yunani
SMAK
SM Agama Kristen
PAK · Pancasila · PKn · Bhs. Indonesia · Bhs. Inggris · Matematika · IPA · IPS · Seni Budaya · PJOK · Muatan Lokal · Penget. Alkitab · Karakter Kristen · Sejarah Gereja · Bahasa Ibrani/Yunani
BAB III Struktur Kurikulum SPKK
A. Komponen Kurikulum — Intrakurikuler, Kokurikuler (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila / P5), dan Ekstrakurikuler.
B. Beban Belajar — Alokasi jam pelajaran per minggu setiap jenjang mengacu pada struktur Kurikulum Merdeka dengan muatan lokal keagamaan Kristen tambahan.
C. Muatan Keagamaan Kristen — Termasuk Pengetahuan Alkitab, Pendidikan Karakter Kristen, dan Sejarah Gereja sebagai kekhasan SPKK yang tidak ada di sekolah umum.
D. Muatan Lokal — Dikembangkan berdasarkan potensi keunikan dan kearifan lokal daerah masing-masing.
BAB IV Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
A. SKL Pendidikan Dasar (SDTK & SMPTK) — Kriteria minimal sikap, keterampilan, dan pengetahuan; menekankan iman-takwa, nilai Pancasila, literasi, dan numerasi.
B. SKL Pendidikan Menengah (SMTK & SMAK) — Difokuskan pada persiapan hidup mandiri, pendidikan lanjut, iman Kristiani matang, dan karakter Pancasila.
Beriman & bertakwa Akhlak mulia Karakter Pancasila Literasi & numerasi Mandiri Bernalar kritis Kreatif
BAB V Capaian Pembelajaran (CP)
A. Capaian Pembelajaran SDTK — CP per fase (A, B, C) untuk semua mata pelajaran termasuk muatan keagamaan Kristen khas SDTK.
B. CP SMPTK — CP fase D untuk semua mata pelajaran termasuk Sejarah Gereja, Pengetahuan Alkitab, dan Karakter Kristen.
C. CP SMTK & SMAK — CP fase E dan F; muatan Bahasa Ibrani/Yunani sebagai khas pendidikan teologi/agama Kristen tingkat menengah atas.
Fase A–B (Kelas 1–4 SDTK): Fondasi iman, literasi dasar, pengenalan Alkitab
Fase C (Kelas 5–6 SDTK): Pendalaman nilai-nilai Kristiani dan karakter
Fase D (Kelas 7–9 SMPTK): Refleksi iman, sejarah gereja, etika Kristiani
Fase E–F (Kelas 10–12 SMTK/SMAK): Teologi, bahasa Alkitab, pelayanan, kepemimpinan Kristen
BAB VI Pelaksanaan dan Pengembangan Kurikulum
A. Peran Satuan Pendidikan — SPKK menyusun KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan) secara mandiri sesuai konteks dan kebutuhan lokal.
B. Pembelajaran Berdiferensiasi — Guru merancang pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan dan potensi setiap peserta didik.
C. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) — Kegiatan korikuler berbasis projek untuk menguatkan dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui perspektif Kristiani.
D. Asesmen — Asesmen formatif dan sumatif; guru diberi fleksibilitas memilih metode yang sesuai capaian pembelajaran.
BAB VII Penutup
Ketentuan Berlaku: Pedoman berlaku mulai Tahun Ajaran 2025/2026. SPKK wajib menerapkan. Pelanggaran dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan. Perubahan ditetapkan kemudian bila diperlukan.
Wajib TA 2025/2026 Sanksi bagi yang tidak menerapkan Dapat diubah jika ada perubahan kurikulum

Kekhasan SPKK
Pengetahuan Alkitab Karakter Kristen Sejarah Gereja Bahasa Ibrani/Yunani (SMTK/SMAK)
Diktum SK (Pokok Keputusan)
Kesatu: Menetapkan Pedoman
Kedua: SPKK wajib mengikuti
Ketiga: Sanksi bagi pelanggar
Keempat: Berlaku TA 2025/2026