👀 KepDirjen Bimas Kristen No. 146 Tahun 2024 : Juknis Ijin Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen
Petunjuk Teknis Penerbitan & Pencabutan Izin Penyelenggaraan
Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK)
📘 BAB I – Pendahuluan
Tujuan Utama: Meningkatkan mutu & akuntabilitas layanan publik penerbitan/pencabutan izin SPKK sesuai SPM dan SNP.
Jenis Sekolah: SDTK · SMPTK · SMTK · SMAK (Pendidikan formal di bawah Kemenag)
Disabilitas: Wajib sediakan akomodasi layak bagi penyandang disabilitas fisik sesuai PP 13/2020.
📋 BAB II – Persyaratan
- Administratif (surat yayasan, rekomendasi, akta, AD/ART, KTP, deposito)
- Teknis (lahan 800m², ruang, guru S1 100%, sarana ibadah)
- Kelayakan lokasi (tata ruang, geografis, sosial, prospek)
⚙️ Prosedur & Jadwal
Verifikasi dokumen 7 HK → perbaikan 30 HK → verifikasi lapangan 30 HK → laporan 14 HK → rapat pertimbangan 7 HK → SK Izin maks. 30 HK.
Pengajuan: Januari–Desember.
| Jenjang SPKK | Deposito Minimal | Ruang Kelas |
|---|---|---|
| SDTK | Rp 50.000.000 | 6 ruang |
| SMPTK | Rp 75.000.000 | 3 ruang |
| SMTK | Rp 100.000.000 | 3 ruang |
| SMAK | Rp 100.000.000 | 3 ruang |
- Lahan min. 800 m²
- Ruang kepsek, guru, TU, perpus
- Tempat ibadah
- 2 toilet + area olahraga 300 m²
- Kualifikasi guru S1 100%, Kepsek S1
✅ Izin berlaku sejak ditetapkan sepanjang memenuhi persyaratan.
🔹 SMPTK, SMTK, SMAK: Evaluasi setelah 4 tahun ajaran.
🔹 SDTK: Evaluasi setelah 7 tahun ajaran.
Pengawasan: Berpedoman kalender pendidikan Ditjen Bimas Kristen, laporan berkala, pemutakhiran data melalui aplikasi.
📜 Akreditasi
Wajib daftar BAN S/M dalam 3 tahun ajaran pertama. Dilarang kehilangan status akreditasi. Harus terus meningkatkan peringkat.
🤝 Kerjasama & SPK
Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) boleh setelah min. 3 thn (SMPTK/SMTK/SMAK) atau 6 thn (SDTK). Kurikulum SPKK tetap utama. Kerjasama asing wajib izin tertulis ke Dirjen.
Tindakan yang dikenai sanksi:
- Tidak menggunakan kurikulum SPKK dari Ditjen Bimas Kristen
- Tidak melaksanakan proses pendidikan 2 tahun tanpa alasan
- Tidak daftar akreditasi BAN S/M dalam 3 tahun pertama
- Akreditasi C tidak meningkat 3 kali berturut-turut
- Jadi SPK/kerjasama asing tanpa izin Dirjen
- Tidak update data & laporan ke Ditjen Bimas Kristen
1. Yayasan bersurat ke Dirjen → tim evaluasi dibentuk.
2. Visitasi lapangan bila diperlukan.
3. SK Pencabutan → penonaktifan akun SPKK.
1. Berita Acara Sanksi disampaikan ke Dirjen.
2. Evaluasi → SK Pencabutan diterbitkan Dirjen.
3. Akun pendidikan dinonaktifkan/dihapus.
| Lembaga | Kewenangan Utama |
|---|---|
| Ditjen Bimas Kristen (Pusat) | Kebijakan, verifikasi dokumen & lapangan, terbit/cabut izin, pengawasan & pembinaan |
| Kanwil Kemenag Provinsi | Pembinaan & pengawasan SPKK, sosialisasi, rekomendasi izin, pengawasan akreditasi |
| Kankemenag Kab/Kota | Sosialisasi & pendampingan proposal, rekomendasi izin, pendampingan akreditasi |
📌 Ketentuan Peralihan (BAB V):
1) SPKK belum berizin yang sudah beroperasi: wajib mengurus izin paling lambat tahun 2024. Jika 2025 belum berizin, wajib hentikan operasional & pindahkan siswa.
2) SPKK sudah berizin (2020–2023): izin lama tetap berlaku hingga habis. Ketentuan baru berlaku saat izin baru diterbitkan.

Gabung dalam percakapan