| 1 |
Meningkatnya sarana dan prasarana Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen yang berkualitas |
Persentase satuan pendidikan keagamaan Kristen yang memperoleh peningkatan sarana prasarana |
Standar Sarana dan Prasarana |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Peningkatan sarana prasarana adalah fondasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang unggul, ramah, dan terintegrasi, serta mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang berkeadilan. |
| 2 |
Meningkatnya sarana dan prasarana Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen yang berkualitas |
Persentase satuan pendidikan keagamaan Kristen yang menyelenggarakan pendidikan inklusif |
Standar Sarana dan Prasarana |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan |
Sarana prasarana yang mendukung pendidikan inklusif adalah perwujudan nyata dari cinta kemanusiaan dan penghargaan terhadap keberagaman, menciptakan lingkungan yang rukun dan menerima semua perbedaan. |
| 3 |
Meningkatnya sarana dan prasarana Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen yang berkualitas |
Persentase peningkatan jumlah siswa pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Standar Sarana dan Prasarana |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Peningkatan jumlah siswa merupakan indikator kepercayaan masyarakat terhadap kualitas satuan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan sarana prasarana mampu menarik minat dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas. |
| 4 |
Meningkatnya sarana dan prasarana Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen yang berkualitas |
Persentase satuan pendidikan keagamaan Kristen yang menyelenggarakan layanan kesehatan sekolah |
Standar Sarana dan Prasarana |
b. Ekoteologi & d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Ketersediaan fasilitas kesehatan (UKS) yang memadai mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan holistik peserta didik sebagai makhluk ciptaan (Ekoteologi) dan bagian dari lingkungan belajar yang ramah dan terintegrasi. |
| 5 |
Meningkatnya akses dan penyelesaian pendidikan siswa satuan pendidikan keagamaan |
Persentase siswa satuan pendidikan keagamaan Kristen yang lulus dengan predikat sangat baik |
Standar Proses & Standar Penilaian |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Tingginya kualitas kelulusan menunjukkan efektivitas proses pembelajaran dan sistem penilaian yang objektif, yang merupakan ciri dari pendidikan yang unggul dan berorientasi pada kompetensi. |
| 6 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Rata-rata nilai asesmen kompetensi tingkat nasional untuk: a. Literasi membaca b. Numerasi |
Standar Penilaian & Standar Proses |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Capaian Asesmen Nasional yang baik adalah indikator keberhasilan adaptasi kurikulum dan sistem penilaian, yang menjadi pilar utama pendidikan unggul dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045. |
| 7 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Rata-rata nilai penguatan moderasi beragama siswa pada satuan pendidikan Kristen |
Standar Isi & Standar Proses |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan |
Internalisasi moderasi beragama dalam kurikulum dan proses pembelajaran adalah implementasi langsung dari program kerukunan, menanamkan sikap toleransi, anti-kekerasan, dan cinta kemanusiaan di kalangan generasi muda. |
| 8 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase satuan pendidikan yang menyusun rencana kerja tahunan berbasis partisipasi komunitas |
Standar Pengelolaan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi & f. Pemberdayaan Ekonomi Umat |
Perencanaan partisipatif melibatkan komunitas (orang tua, masyarakat) dan merupakan cerminan tata kelola yang baik, yang juga dapat mendorong program pemberdayaan ekonomi umat melalui keterlibatan stakeholder. |
| 9 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase satuan pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran |
Standar Isi & Standar Proses |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan |
Integrasi pendidikan karakter (seperti cinta kasih, kejujuran, tanggung jawab) adalah inti dari pembentukan manusia yang beriman dan bertaqwa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kerukunan. |
| 10 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Jumlah prestasi yang diraih dari kegiatan ekstrakurikuler |
Standar Proses |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Prestasi ekstrakurikuler menunjukkan pengembangan minat dan bakat siswa secara holistik, yang merupakan bagian dari pendidikan unggul dan terintegrasi. |
| 11 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase peningkatan nilai karakter siswa melalui kegiatan kepramukaan (disiplin, gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab) |
Standar Proses |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan |
Kegiatan kepramukaan adalah sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kepemimpinan, yang sangat relevan dengan upaya membangun kerukunan dan cinta kemanusiaan. |
| 12 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase perangkat kurikulum yang dievaluasi dan dikembangkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan berbasis cinta kemanusiaan dan pelestarian Lingkungan |
Standar Isi & Standar Penilaian |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan & b. Ekoteologi |
Pengembangan kurikulum yang secara eksplisit mengusung cinta kemanusiaan dan pelestarian lingkungan (Ekoteologi) menunjukkan keselarasan sempurna dengan dua pilar utama Asta Protas. |
| 13 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase SMPTK Kristen yang terakreditasi minimal B |
Standar Penilaian Pendidikan (Akreditasi) |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Akreditasi merupakan penilaian menyeluruh yang mencerminkan pemenuhan standar nasional pendidikan. Raihan akreditasi minimal B menandakan satuan pendidikan tersebut telah mencapai standar kualitas yang ditetapkan. |
| 14 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase SMTK/SMAK Kristen yang terakreditasi minimal B |
Standar Penilaian Pendidikan (Akreditasi) |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Sama seperti nomor 13, capaian akreditasi ini adalah bukti konkret pemenuhan standar mutu yang menjadi target utama pendidikan unggul. |
| 15 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase siswa yang mengikuti kompetisi nasional maupun internasional |
Standar Proses & Standar Kompetensi Lulusan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Partisipasi dalam kompetisi tingkat nasional/internasional menunjukkan bahwa lulusan memiliki daya saing global, yang merupakan ciri dari pendidikan unggul. |
| 16 |
Meningkatnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik melalui penguatan sistem penilaian pendidikan yang objektif dan akuntabel serta pengembangan perangkat kurikulum yang adaptif dan relevan (Pend Kristen) |
Persentase materi ajar digital (modul, video, e-book) yang tersedia dan digunakan dalam proses pembelajaran |
Standar Sarana dan Prasarana & Standar Proses |
h. Digitalisasi Tata Kelola |
Pemanfaatan materi ajar digital adalah implementasi nyata dari program digitalisasi tata kelola di bidang pendidikan, yang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan aksesibilitas pembelajaran. |
| 17 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Rasio guru satuan pendidikan terhadap siswa yang memenuhi SNP |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Pemenuhan rasio guru-murid yang sesuai standar merupakan prasyarat dasar untuk menjamin kualitas proses pembelajaran dan pemerataan akses pendidikan. |
| 18 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase guru yang memperoleh nilai rapor hasil Asesmen Kompetensi Guru (AKG) minimal predikat terampil |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
AKG adalah alat untuk memastikan kompetensi profesional dan pedagogik guru. Guru yang terampil adalah ujung tombak dari pendidikan yang unggul. |
| 19 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase Kepala satuan pendidikan Kristen yang memperoleh nilai rapor hasil Asesmen Kompetensi Kepala Sekolah (AKK) minimal predikat terampil |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Kepala sekolah yang kompeten adalah kunci keberhasilan pengelolaan satuan pendidikan, yang secara langsung mempengaruhi mutu dan integrasi program-program pendidikan. |
| 20 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase guru dan tenaga kependidikan yang memperoleh nilai moderasi beragama pada rapor hasil Asesmen Kompetensi minimal baik |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
a. Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan |
Kompetensi moderasi beragama bagi pendidik adalah fundamental untuk memastikan bahwa mereka mampu menanamkan nilai-nilai toleransi, anti-kekerasan, dan cinta kemanusiaan kepada peserta didik. |
| 21 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase pengawas yang memperoleh nilai rapor hasil Asesmen Kompetensi Pengawas satuan pendidikan Kristen (AKP) minimal predikat terampil |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Pengawas yang kompeten berperan penting dalam melakukan pembinaan dan pengawasan untuk memastikan standar proses dan pengelolaan terlaksana dengan baik, mendukung terciptanya pendidikan unggul. |
| 22 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase guru yang meningkat jenjang karir |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Peningkatan jenjang karir (misal: dari Guru Pertama menjadi Guru Muda) merupakan indikator profesionalisme dan penghargaan terhadap kinerja, yang memotivasi terciptanya guru-guru unggul. |
| 23 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase Pengawas yang meningkat jenjang karir |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Sama seperti nomor 22, peningkatan karir pengawas mencerminkan tata kelola kepegawaian yang baik dan menjamin kualitas pengawasan. |
| 24 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase peningkatan jumlah lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) agama Kristen |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Meningkatnya lulusan PPG memastikan ketersediaan guru-guru PAK yang profesional dan bersertifikat pendidik, yang merupakan syarat mutlak untuk memenuhi standar pendidik dan tenaga kependidikan. |
| 25 |
Meningkatnya pemerataan guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan keagamaan Kristen |
Persentase rekomendasi pengadaan dan pemerataan guru agama berbasis rencana kebutuhan yang diterbitkan |
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan |
h. Digitalisasi Tata Kelola & d. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi |
Penyusunan rekomendasi berbasis data kebutuhan (rencana) adalah bagian dari tata kelola yang baik dan digitalisasi, yang bertujuan untuk memastikan pemerataan guru secara tepat sasaran di seluruh Indonesia. |
| 26 |
Meningkatnya Program Dukungan Manajemen |
Presentase Dukungan Manajemen Pendidikan Kristen |
Standar Pengelolaan |
h. Digitalisasi Tata Kelola |
Peningkatan dukungan manajemen mencakup semua aspek tata kelola, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan. Digitalisasi tata kelola menjadi instrumen kunci untuk mewujudkan manajemen yang efektif, transparan, dan akuntabel. |
Gabung dalam percakapan